Free Website

Memaparkan catatan dengan label Dato' M. Daud Kilau. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Dato' M. Daud Kilau. Papar semua catatan

Jumaat, 2 April 2010

Tenung-Tenung Renung-Renung

( P: )
Hendak ke baruh menjemur padi
Tetapi hampa padi sebendang
Hendah bertaruh ya tuan segunung budi
Rupalah juga ya tuan dicarilah orang

( L: )
Memang berliku jalan ke paya
Burung serindit di hujung dahan
Memang begitu di dunia resam di dunia
Rupa yang cantik hai orang dicarilah orang

( 1 )
( L&P: )
Belacu kainlah belacu
Nasib cuma dijeling saja
Sutera kainlah sutera
Rebutan menjadi rebutan

( 2 )
( L&P: )
Merindu nasiblah merindu
Bertepuk hai sebelah saja
Bercinta nasiblah bercinta
Tidak kesampaian

( P: )
Ingin kusuluh bulan nan tinggi
Sayangnya bulan disaput awan
Hingga bercumbu ya tuan hingga ke mati
Sayangnya diri bukanlah pilihan

( L: )
Kalau selisih di hujung titi
Jangan di kayu retak seribu
Kalau dah kasih di hati lucut di hati
Janganlah lagi merayu duduk merayu

( ulang 1 & 2 )

( P: )
Salah ditunjuk padi seberang
Sangka berbuah tidak berbuah
( L: )
Salah dirajuklah sayang orang tak sayang
Merana jiwa tak sudah merana tak sudah

( P: )
Hamba merindu bunga di taman
Sayang mekarnya tidak ke senja
( L: )
Kalau begitu hai tuan suratan Tuhan
Mungkin dah jodoh hai tiba belumlah tiba

( ulang 1 & 2 ) 



Dendang Pusaka

( M. Daud Kilau: )
Berpantun marilah berpantun
Berpantun kias seloka
Mengalun marilah mengalun
Mengalun lagulah lama
Hai canggungnya langkah
Adat bermula orang menari
Kalau sumbang lagu
Adat bermula orang menyanyi

( Duet: )
Melangkah ke kiri dan ke kanan
Ikutlah tari ikutlah gendang
Berdendang mari berdendang
Dendang pusaka
Melangkah ke kiri dan ke kanan
Ikutlah tari ikutlah gendang
Berdendang mari berdendang
Dendang pusaka

( Syura: )
Berdendang hambalah berdendang
Berdendang irama lama
Berlenggang hambalah berlenggang
Berlenggang tari yang lama
Hai mudanya hamba
Setampuk pinang darah yang ada
Kalau salah sumbang minta ditunjuk
Mana yang kurang

( Duet: )
Melangkah ke kiri dan ke kanan
Ikutlah tari ikutlah gendang
Berdendang mari berdendang
Dendang pusaka
Melangkah ke kiri dan ke kanan
Ikutlah tari ikutlah gendang
Berdendang mari berdendang
Dendang pusaka

( M. Daud Kilau: )
Janganlah merasa janganlah
Hai diri rendahlah diri
Berkenan kalaulah berkenan
Bersama kita menyanyi
Suburlah budaya jangan terlambat
Tempat jatuhnya
Yang tua dan muda menjulang tinggi
Budaya bangsa

( Duet: )
Melangkah ke kiri dan ke kanan
Ikutlah tari ikutlah gendang
Berdendang mari berdendang
Dendang pusaka
Melangkah ke kiri dan ke kanan
Ikutlah tari ikutlah gendang
Berdendang mari berdendang
Dendang pusaka

( Syura: )
Begitu kalaulah begitu
Di hati senang di hati
Berlagu dapatlah berlagu
Denganlah tuan bistari
Hai baru dan lama
Menjulang tinggi budaya bangsa
Wariskanlah hamba senyum sejati
Tinggi nilainya

( Duet: )
Melangkah ke kiri dan ke kanan
Ikutlah tari ikutlah gendang
Berdendang mari berdendang
Dendang pusaka
Melangkah ke kiri dan ke kanan
Ikutlah tari ikutlah gendang
Berdendang kita berdendang
Dendang pusaka


 

Anakku Yang Pertama

Kini aku gembira
Yang ku tunggu dah tiba
Anakku lahir sudah
Hai anakku yang pertama

Sungguh cantik rupanya
Lirik wajah ibunya
Betapa bahagia
Hai dengan kehadirannya

Kan kujadikan raja
Di dalam rumahtangga
Kucurahkan semua
Hanya untuk mu saja

Buah hati wahai permata
Besarlah kau segera
Anakku yang pertama
Riang tiada terkira
Bila ku memandangnya
Hai anakku yang pertama

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails